Kita bukan siapa-siapa
Kita bukan siapa-siapa
Dan tidak harus menjadi siapa-siapa
Berapa lama lagi
Aku hanya bisa melihatmu serta bersembunyi
DiJendela itulah yang saat itu kau lihat
Aku berdiri menunggumu
Malam, siang, pagi
Apakah pantas ini disebut ingatan
Yang kau lihat bahkan tak pernah kau panggil
Maaf tapi aku tidak pernah menyerah
Kau bertanya puisi kah ini?
Bagiku ini hanyalah kalimat biasa
Kau baca dan kemudian kau hapus
Seperti halnya puisi-puisi yang ingin kau dengar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar